Selasa, 16 Februari 2016

Kenangan Sekolah Versi Saya

Sekolah yang menyimpan begitu banyak kenangan.
Dari mulai masih culun, tidak mengerti pelajaran fisika, dan akhirnya remed
Acara-acara yang sangat seru, dijamin diberi snack bahkan lunch yang enak dan sehat
Kelas yang sepi, karena siswa/i sedikit
Berebutan nasi uduk pak fauzi di koperasi sekolah
Sampai milo yang kurang manis

Mulai di tingkat ke 2, sedikit rada bandel, seperti mengerjakan pr di sekolah
Memakai kaus kaki berwarna warni
Jailin adik kelas
Tidur sewaktu pelajaran SKI
Sampai datang terlambat sewaktu akan solat dzuhur

Di tingat ke 3, sudah mulai di kontrol kebandelannya,
Diganti dengan lebih sering solat duha
Membaca asmaul husna yang dipimpin Pak Rozaq
Kemana mana membawa buku latihan soal UN

Di tingkat ke 3 juga kita menjadi panitia KPU,
yang waktu itu bertemakan Colorfull, Ruang 4 dan 5 kita hias dengan balon balon,
dan kertas yang berwarna warni.

Jangan lupakan juga pada saat kita datang pemantapan pagi sekali, atau pemantapan
di hari sabtu yang sangat bikin malas, apalagi kalau setelah itu ditambahn dengan les diluar
sekolah.

Oiya, ingat tidak waktu kita sedang melakukan ujian praktek? wah kalu dari sisi penulis sih,
ini yang paling berkesan selama di tingkat 3! Ingat kan waktu kita ujian praktek senbud?
aransemen dan membuat lagu? Betapa repot nya Bu Una waktu itu mengurus banyak lirik lagu dan
nada nada yang dibuat oleh para siswa/i. Ingat up biologi? membuat tape dan tempe, pada beberapa
hari setelah kita menyimpan tape tersebut di lab, tahu kan bagaimana aroma yang dihasilkannya?

Haha, jangan lupa up agama! itu yang terpenting! Kalau urusan ini Saya sih paling lama nyetor nya
dari mulai setor hafalan ke pak sufyan yang antri nya lama banget, sampai setor ke Pak entis yang
langsung dapet C dan harus diulang. Sampai pada hari terakhir up, saya masih belum selesai menyetor,
Sampai sore saya disekolah, tapi satu hafalan itu belum juga selesai.

Ada juga kenagan waktu kita Homestay di bogor! Lain kali akan Saya ceritakan.

Semua yang Saya pelajari di sekolah ini sangat berarti bagi kehidupan Saya kedepannya nanti, maafkan kesalahan
yang Saya buat di 3 tahun kemarin,Terimakasih kepada semua guru guru SMPIT Insan Harapan yang pernah mengajar
saya selama di SMP.
Terimakasih juga untuk teman teman Vorgiosta, yang sudah mensupport satu sama lain. Sukses di SMA, tetep kompak
kalau ingin berkunjung ke inhar, see you on the top!

-Tangsel, 14 Februari 2016-

Jumat, 12 Februari 2016

Frisch.

Fresh dalam bahasa jerman yang artinya segar atau sejuk. Rencananya Saya akan membuat suatu product yang cukup mainstream untuk saat ini, yaitu berupa minuman berperasa. Bukan susu, karena bahan dasar nya tidak ada kandungan susu sama sekali. Terbayang seperti apa product yang akan saya jual? Tidak?

 Ya, salah satu nya kayak diatas, tapi tenang Ka Syanin, minuman yang saya jual gabakal nyaingin product Ka Syanin kok, hehehe. Oh iya, yang mau pesan silahkan cek instagram nya Bibu's Milk. Murah kok! 15.000/bottle.
Nah, kalo yang ini memang sedikit mahal karena botol nya terbuat dari kaca dan lebih banyak juga isinya. Cek instagram nya Burnt Sienna.

Kegiatan berjualan Saya ini juga belum tentu pasti sih, karena ya ada beberapa hal yang harus dipikirkan dan disiapkan kembali. Tapi, Saya sangat suka berjualan hal-hal kecil seperti ini. Saya akan terus mencoba melakukan 'eksperimen' lainnya.

Kamis, 11 Februari 2016

Fresh Entry

Finally! Saya sudah memasuki Sekolah Menengah Atas, dan klub/organisasi yg berada di sekolah saya sangat membantu untuk menemukan passion Saya. Jurnalistik, adalah bidang yg saya pilih. Kenapa? karena memang itu kesukaan saya sejak SD bisa dibilang. Jadi, dulu awal awal suka beli majalah, saya pura-pura menjadi redaktur majalah. Seperti menulis ulang artikel di majalah. Dulu saya belum tahu, sebutan apa yg ditujukan untuk pekerjaan seperti itu. Tapi sekarang, saya suddah tahu bagian bagian di majalah. Dan Saya excited tentang tugas seni budaya sekarang, dengan guru yang pernah bekerja di sebuah majalah(akan saya ceritakan kapan kapan), Beliau memberikan tugas membuat majalah dengan tema bebas.

Akhir-akhir ini saya juga suka browsing tentang kuliah ilmu komunikasi, dan membaca pengalaman pengalaman menjadi seorang mahasiswa jurusan ilmu komunikasi. Menyenangkan. Itu membuat Saya terinspirasi lagi untuk mulai blogging yang sesungguhnya.

Tulisan ini sangatlah berantakan, karena saya spontanitas langsung membuat entry ini dan belum terbiasa menggunakan bahasa yg cukup baku. Itulah salah satunya kenapa saya blogging lagi, yaitu untuk melatih tata penulisan yang baik dan benar.

Sampai Jumpa!

(oh! dan sepertinya saya harus merubah alamat blog ini)

Jumat, 08 Agustus 2014

MESS

kesel ga sih kalo operating system laptop kita ga GENUINE!? Kalo saya sih kesel bgt, misalnya kalo kita download aplikasi sesuatu suka gabisa gara gara windows nya tak terdaftar. bikin pusing. desktop kita gabisa pakai backrground lah pokoknya banyak minus nya.

Ini berawal ketika saya sudah dibelikan laptop, 1 bulan kemudian kinerja laptop saya menurun, memang saya sih yg makenya gimana gitu. yaudah kan di service, nah pas diservice itu copyan windows 7 nya ga GENUINE! awalnya sih biasa aja, tapi lama kelamaan kan banyak dampaknya untuk kita sebagai pemakai. Sempat terpikir oleh saya untuk menservice kembali, tapi saya urungkan niat itu.

Trus yg saya suka kesel kalo lagi download sesuatu, tiba tiba apliaksi yg lain suka ikut ikutan, bikin banyak virus tau gaaaa...BIKIN PUSING 7 KELILING.



SO MESSED UP IN HERE.

Senin, 04 November 2013

REVIEW FILM "FLU"


Sekelompok imigran gelap menyelundup ke Korea Selatan lewat kapal pengiriman barang. Kedatangan mereka menularkan wabah mematikan yang membuat kondisi negara tersebut kacau balau. Bisakah wabah itu dimusnahkan sebelum semakin fatal?

Bundang merupakan salah satu kota di pinggiran Seoul yang terserang wabah H5N1 alias flu burung. Virus tersebut berasal dari kontainer berisi tumpukan mayat imigran gelap asal Filipina yang dalam waktu cepat menular ke seisi kota melalui udara.
Di tengah kepanikan dan puluhan korban yang jatuh setiap jamnya, sebagai dokter, Kim In Hae (Soo Ae) berusaha menyelamatkan nyawa sang anak, Kim Mi Rae (Park Min Ah), yang terserang gejala dengan tingkat kematian 100% tersebut.
Ditemani Kang Ji Goo (Jang Hyuk), In Hae melawan waktu untuk menyelamatkan Mi Rae serta ratusan nyawa manusia tak hanya di Korea, bahkan dunia. Sayang dalam keadaan seperti itu, rasa kemanusiaan dipertanyakan.

FLU (감 기/Gamgi) adalah besutan terbaru sutradara Kim Sung Su yang juga menulis naskahnya. Sebagai drama tentang bencana penyakit, film ini tak henti membuat penonton untuk turun campur dalam permainan emosi yang ditawarkan.
Naskah dengan bernas mencampur aduk dua plot tentang epidemi dan kasih sayang antara ibu dan anak. Semua tidak terasa tumpang tindih, malah saling menopang satu sama lain.
Dengan sinematografi serta setting yang dibuat chaos dan mengiris perasaan, ensemble cast berhasil tampil ciamik. Lihat saja penampilan natural dan apik dari Soo Ae, Jang Hyuk serta Park Min Ah yang berhasil menggulirkan chemistry satu sama lain dengan memesona.
Film semakin kompleks saat presiden (diperankan Cha In Pyo dengan karakter yang loveable) dan PBB campur tangan. Saat itulah sebagai penonton, emosi benar-benar terasa dipermainkan.
Walau beberapa bagian terbilang too much dan terasa diulur-ulur (khas sinema Korea, FYI), film ini berhasil menjadi tontonan yang tidak hanya menyentuh, namun juga menginspirasi. Memberikan mimpi buruk tentang epidemi fiksi flu burung pertama yang mengacaukan Korea Selatan ini terasa benar-benar nyata.



Komentar :  Walaupun Saya belum pernah nonton filmnya, tapi sudah pernah melihat trailer nya, ya menurut Saya sih itu film yg menegankan, Karena, satu kota di korea selatan terinfeksi virus flu burung.

Rating : 7 / 10



Sumber : kapanlagi.com
             asianwiki.com